Kamis, 17 Desember 2015

Video

Berikut adalah beberapa video dokumenter yang berkenaan dengan Relasi Gender:

Bi-Gender "A Lesson in Gender Identity", unduh



This is the first of three lessons that address gender stereotypes. The objective of this lesson is to encourage students to develop their own critical intelligence with regard to culturally inherited stereotypes, and to the images presented in the media - film and television, rock music, newspapers and magazines. In this lesson students take a look at their own assumptions about what it means to be a man, and what it means to be a woman. The brainstorming and discussion sessions are meant to encourage them to ask gender-specific questions as a step in the self-reflective process. Students will begin to see how believing in stereotypes can lead to violence towards oneself and others.



Kontribusi Gerakan Perempuan Marginal, unduh


Video ini berisi tentang pembicaran dari seorang ketua komnas perempuan yang bernama Yunianti Khuzaifah mengenai “Kontribusi Gerakan Perempuan Marginal.” Ibu Yunianti mencoba menjelaskan kedudukan perempuan dalam agama Islam. Menurutnya, ajaran agama Islam belum menjawab permasalahan yang terdapat pada diri perempuan. Misalnya, perempuan tidak boleh menjadi pemimpin, khususnya dalam keluarga, perempuan harus berdiam diri di dalam rumah, apabila keluar rumah (bagi yang belum memiliki mahrom) harus ditemani oleh teman atau saudaranya. Lalu mengapa pada laki-laki yang sudah mampu diperbolehkan memiliki istri lebih dari satu. Ibu Yuniati sangat menyayangkan permasalahan tersebut, mengapa begitu banyak peraturan yang diberikan kepada perempuan.



Gender and Sexuality Animation, unduh



Both the terms gender and sex have been historically interchangeable, but it was not until the late 1960s and early 70s that the term gender began to be more thoroughly defined and spread throughout the literature within the field of psychology. Although the term has undergone some changes since then, today it represents how an individual feels and expresses their gender, typically through masculinity or femininity. Through this definition, gender has often been used as a variable to study how particular parts of people, (i.e. one's sexuality), can ultimately be informed by gender. Psychological research in this area has tended to follow these three modes of looking at gender:
  1. Looking at gender through difference in presentation, actions, and traits
  2. Looking at gender vs. individual difference in individuals who identify as male and individuals who identify as female, and
  3. Looking at how gender influences how both men and women operate in society
Human sexuality, unlike gender, has kept a relatively stable definition by which it refers to all sexual attitudes and behaviours in an erotic, or lack of erotic, nature. The relationship between gender and sexuality is not static, it is fluid and changing. In light of this, gendered sexuality does not necessarily follow predictable patterns. Typically, however, gendered sexuality has often followed a heteronormative path, whereby heterosexuality is seen as what Vanwesenbeeck calls a "key-site" for the intersection between gender and sexuality. Historically, however, these interpretations of sexuality have been riddled with gendered stereotypes, such as men holding more permissive attitudes towards frequent sex and multiple sexual partners, whereas women are more conservative.
A study by McCabe, Tanner & Heiman illustrates that gender, at least in the Western world, informs how we understand and conceive of the construct of sexuality. Their study was aimed to discover how men and women gender their meanings of sex and sexuality, if at all, and their results suggest that men and women do talk about sex and sexuality in gendered terms. The most frequent categories of gendering sex/sexuality conversations were:
  • Sex is only physical for men, and only emotional for women
  • Sex is more important for men than women
  • Women's physical appearance is important
  • Sexual desire and/or pleasure does not significantly apply to women
The researchers also commented that these four areas of gendering sexuality occurred among the participants without any suggestions or hints towards these particular subject areas. The researchers conclusions stated that gender, in some way, dictates how we learn and what we know about sex and sexuality.




Konspirasi Hak Asasi Wanita

Dalam video tersebut berisikan perjuangan perempuandalam menemukan jati dirinya, bangkit dari kekangan, berangkat dari segudang permasalahan, dalam keterpurukan dan ketertindasan.




Let It Go Iranian Wome, unduh
 


Dalam video tersebut para perempuan Iran menuntut keras terhadap pemerintah Iran agar sesegera mungkin memberikan kebebasan terhadap perempuan. Para perempuan itu menuntut kebebasannya dengan cara berunjuk rasa, mereka tidak peduli dengan resiko dari unjuk rasa tersebut. Tidak hanya itu, merekapun memposting foto-foto mereka ke sebuah akun sosial media dengan tidak menggunakan hijab. Dengan begitu mereka meyakini bahwa mereka sangat bisa untuk mendapatkan kebebasan.



Mengapa #Hari Ibu# Di Indonesia Beda Tanggal+Bulan Dengan Negara Lain, unduh



Video tersebut menjelaskan bahwa setiap negara memiliki perbedaan dalam perayaan hari ibu. Di Timur Tengah hari ibu diperingati pada tanggal 21 Maret. Kemudian di Eropa diperingati pada tanggal pertengahan Mei. Sedangkan di Thailand, hari ibu dirayakan pada tanggal 12 Agustus. Di Indonesia sendiri hari ibu diperingati pada tanggal 22 Desember, karena pada tanggal tersebut Presiden Soekarno meresmikan Dekrit Presiden No. 316 Tahun 1953 dan juga bertepatan dengan HUT ke-25 Komnas Perempuan semenjak 1928. Pada hari ibu merupakan momen yang sangat mengesankan dengan cara memberi ucapan kasih sayang, memberi hadiah dan lain sebagainya. Karena kasih sayang ibu sangatlah tulus dan berarti bagi kehidupan setiap manusia.



Peran Wanita di daerah Kampung





Wanita Dalam Islam


Dalam video tersebut dijelaskan mengenai kedudukan perempuan dalam agama Islam. Disini, pembicara mengambil salah satu tokoh perempuan yang sangat berpengaruh dalam Islam, namanyapun terdapat dalam kitab suci al-Qur’an, yaitu Maryam. Ia mengatakan bahwa Maryam adalah salah seorang yang patut diikuti prilakunya oleh perempuan masa kini. Karena Maryam tidak mau keluar dan menemui laki-laki yang bukan mahramnya, Maryam juga berpakaian tertutup dengan tidak mengundang nafsu. Menurut pembicaraan dalam video ini, perempuan telah ada dan harus pada kodratnya. Sikap Maryam tersebut merupakan kodrat yang harus diterima oleh setiap perempuan.



Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi - INDONESIA TAK BUTUH RUU-KKG, unduh



Istilah “keseteraan gender” tidak bisa dipisahkan dari “feminisme”, karena keduanya identik satu dengan lainnya. Baik gender maupun feminism merupakan kata serapan dari bahasa asing dan membawa makna khusus dari sisi terminologi maupun muatan nilai filosofisnya. Feminisme pada awalnya adalah gerakan perempuan di Barat yang menuntut keadilan atas segala bentuk diskriminasi yang mereka alami.Ekspresi protes kaum perempuan inilah yangmerupakan substansi darimakna feminisme.



Journey to Islam by Lauren Booth 1, unduh



Video ini menjelaskan tentang pidato seorang perempuan dari aktivis HAM  dia juga merupakan adik ipar dari orang pernah sangat keras menindas manusia (Tony Blair). Ia juga dulunya seorang yang gaya hidupnya jauh dari nilai-nilai agama Islam. Ia mengatakan bahwa prilakunya tersebut merupakan prilaku yang telah dicontohkan oleh kedua orangtuanya yang sangat jauh dari ajaran-ajaran Katholik. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk mengikuti agama Islam. Mengapa demikian, karena ia terpengaruh oleh tiga orang temannya yang beragama Islam yang menurutnya mereka sangat cerdas dalam ilmu pengetahuan, sopan dalam berpakaian dan tidak mengenal “pacaran”.
Video ini dapat meningkatkan pemahaman kita terhadap agama Islam, dengan tetap menghormati dan menghargai mereka yang berniat hidup mulia dengan keyakinan yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar